Aku mengagumi mentari pagi
sedang kau merindukan sosok senja..
Tapi kita satu dalam setiap malam
Kau tau malam mana kah itu?
Kita mengarungi jalan yang sama
Kau dengan rindumu
dan aku dengan segala rasa percaya
Kau tau malam mana kah itu?
Setiap hembus nafas adalah pahala
Setiap gerak adalah berkah
Setiap kata adalah amin
Kau tau malam mana kah itu?
Malam dimana doa-doa kita bertemu
Malam yang membuat hati kita menyatu walau berbatas
sepertiga malamku
sepertiga malammu..
yang mungkin akan menjadi tak berbatas untuk kita miliki
kecuali mungkin oleh kematian..
Salam hangat untuk para pembaca. Sehangat sentuhan hujan yang menghadirkan petrichor.
Minggu, 29 November 2015
Sabtu, 28 November 2015
Satu Hari di Bulan Juni
Dia menunggu di depan pintu
Dia rapih namun kaku
Kalian duduk bersama
sembari melihat bunga-bunga yang ia telah tanam
Namun tak kau rasa
Ia melihatmu tajam namun penuh harapan
Kau juga tak kunjung sadar
Kau lari dan duduk di bangku sebelah
Kau masih pada masa lalu
Kau buka memori usang
yang bagimu tak pernah usang
Kau peluk lirih ingatanmu
yang bagimu itu bahagiamu
Dan kau lihat mentari yang muncul dibalik deretan bunga itu
Mentari yang kau rindukan
Bukan hanya kau yang merindu
namun bunga-bunga itu pun merindu
merindukan sosok mentari
yang memberi banyak harapan di setiap awalan hari..
Dia rapih namun kaku
Kalian duduk bersama
sembari melihat bunga-bunga yang ia telah tanam
Namun tak kau rasa
Ia melihatmu tajam namun penuh harapan
Kau juga tak kunjung sadar
Kau lari dan duduk di bangku sebelah
Kau masih pada masa lalu
Kau buka memori usang
yang bagimu tak pernah usang
Kau peluk lirih ingatanmu
yang bagimu itu bahagiamu
Dan kau lihat mentari yang muncul dibalik deretan bunga itu
Mentari yang kau rindukan
Bukan hanya kau yang merindu
namun bunga-bunga itu pun merindu
merindukan sosok mentari
yang memberi banyak harapan di setiap awalan hari..
Ratih
Diam dalam cinta
Diam dalam hal yang belum pasti
Diam dalam doa
Apa yang kau takutkan, Ratih?
Apakah kau takut kekasihmu pergi?
Bukankah cintamu hadir dari Tuhan?
Lalu apakah yang kau takutkan?
Sudahlah,
Tuhanmu menjaganya
Tuhanmu menyatukanmu
dalam ruang yang lebih indah
Apa yang kau takutkan?
Kau takut akan rasa cintamu hilang?
Namun ingat, Tuhanmu Maha Cinta..
Takkan habis rasa cinta untukmu..
Apa lagi yang kau takutkan, Ratih?
Jarak dan waktu bukan penghalang untuk menyatu.
Diam dalam hal yang belum pasti
Diam dalam doa
Apa yang kau takutkan, Ratih?
Apakah kau takut kekasihmu pergi?
Bukankah cintamu hadir dari Tuhan?
Lalu apakah yang kau takutkan?
Sudahlah,
Tuhanmu menjaganya
Tuhanmu menyatukanmu
dalam ruang yang lebih indah
Apa yang kau takutkan?
Kau takut akan rasa cintamu hilang?
Namun ingat, Tuhanmu Maha Cinta..
Takkan habis rasa cinta untukmu..
Apa lagi yang kau takutkan, Ratih?
Jarak dan waktu bukan penghalang untuk menyatu.
Langganan:
Postingan (Atom)