Aku penikmat coklat, kamu penikmat kopi. Kamu suka coklat, namun tak sesuka pada kopi. Aku pun sama, aku suka kopi namun tak sesuka saat aku meneguk coklat. Mungkin karena sering bersama-sama, aku menjadi seperti ini. Cangkir coklatku yang dulu dingin dan kosong, kini terisi dan hangat kembali. Terima kasih telah mengisi dan menghangatkan kembali.
Rasanya tak ingin cepat-cepat menghabiskan kopi ataupun cokelat hangatku saat bersama. Walaupun aku tau, aku sangat ingin untuk meneguknya di setiap detik.
Apa lagi ketika kita duduk bersama hujan. Kombinasi yang sempurna bagi kita berdua sebagai penikmat petrichor.
***
Berikan aku rintik hujan, coklat hangat, dan hadirmu.. -HanPay
Coklat dan kopinya tdk akan pernah habis, meskipun di teguk setiap saat...
BalasHapus